-->
Selamat datang di Asli Ramah Lingkungan
Ke laman awal
Ke laman awal
Club Cooee

Kamis, 08 Desember 2011

Pesawat Tenaga Nuklir dan Tenaga Matahari


Valkyrie ialah pesawat pengebom pada tahun 1960-an telah direncanakan Pentagon menjadi pesawat bertenaga nuklir pertama di dunia. Sementara itu NanoSail-D adalah pesawat rancangan NASA telah membuat pesawat ruang angkasa tak berawak tanpa bahan bakar mineral. Sedangkan temuan pesawat bertenaga surya lainnya sudah juga mulai di uji coba.
Pentagon sejak lama ingin menciptakan pesawat yang dapat menjelajah pada ketinggian ekstrim, mengangkut bom nuklir dan bertahan di udara dalam periode lama. Pesawat itu juga harus memiliki kecepatan super untuk bermanuver melawan pesawat tempur laoinnya. Mesin jet biasa dianggap tidak dapat memproduksi tenaga cukup efisien untuk memenuhi permintaan itu, riset awal pun telah memfokuskan pada pemasangan reaktor nuklir. Sehingga pesawat Convair B-36 Peacemaker pernah dilengkapi dengan reaktor nuklir yang berfungsi dan terbang dalam beberapa kali misi uji coba di pertengahan 1950-an.
Sebuah lempengan besar memisahkan reaktor dari kompartemen kru dan bagian kokpit digarisi dengan timbal. Uji coba dilakukan terutama untuk memastikan efek radiasi pesawat dan kemampuan perisai yang melindungi para kru.
Rusia di saat yang sama juga melakukan program serupa menggunakan pesawat Tupolev Tu-119. Proyek lain adalah adanya dokumen desain awal untuk pesawat yang akhirnya akan menjadi XB-70, disebut sebagai pesawat yang menggunakan daya nuklir.
Pengembangan pesawat tenaga nuklir sempat terhambat, karena biaya desain dan riset yang luar biasa tinggi. Alasan lain karena seseorang telah mengatakan bahwa menempatkan reaktor nuklir dalam pesawat militer adalah resep dari risiko bencana mengerikan.
Pesawat konvensional yang berukuran besar sulit dapat begerak cepat dengan mengangkut bahan bakar yang tidak sedikit. Setelah itu dikembangkan tanki tambahan masif yang diisi oleh bahan bakar diperkaya boron. Namun temuan akhir lainnya adalah tenaga nuklir dengan menggunakan efek aerodinamis dari kecepatan supersonik. Konsep dasarnya adalahj pengangkatan terkompresi. Gelombang kejut yang membentuk di tepi permukaan pesawat supersonik itulah yang mengangkat pesawat ke atas, dengan syarat bila bentuk tubuh didesain benar. Terutama pada ketinggian ekstrim, di mana udara begitu tipis, sistem tersebut sangat meningkatkan efisiensi.
Desain akhir Valkyrie menggunakan kait sayap besar yang dapat dilipat setengahnya untuk membentuk ‘saluran’ di bawah rangka sayap. Saluran itu menghubungan dan fokus pada gelombang kejut. Hasilnya, pesawat dapat meluncur pada kecepatan Mach 3 (3675.132 km/jam) menuju target dan masih punya cukup persediaan bahan bakar untuk kembali pulang.
Penampilan pesawat Valkyrie tidak seperti pesawat jadul tahun 1950-an. Bentuk sayap delta (segitiga memanjang), sirip depan yang panjang ke depan dan badan ramping, seperti disain pesawat tempur modern. Valkyrie dibuat dari baja stainless. Sebuah kulit tipis menutupi lapisan sarang lebah, yang tak hanya kuat, tetapi juga berfungsi menghilangkan panas tinggi yang dihasilkan dari penerbangan supersonik. Beberapa permukaan juga menggunakan alumunium khusus yang dikenal René 41.
Dua Valkyrie dirakit dan diuji coba secara mendalam sepanjang 1960-an. Pentagon tidak lagi membutuhkan pengebom jarak jauh untuk mengantarkan senjata nuklir. Mereka memiliki intercontinental ballistic missile (rudal jelajah antar benua/ICBM) yang melakukan pekerjaan kotor tersebut. Karena itu, XB-70 tidak pernah masuk rumah produksi.
Pada 1966 dalam sesi pemotretan di udara menyusul sebuah uji coba penerbangan, sebuah F-104 tak sengaja memotong sayap kanan XB-70 No.2. Pesawat tempur itu berguling di atas Valkyrie, merusak kedua sayap dan penstabil vertikal sebelum meledak. Valkyrie kehilangan kontrol dan jatuh memutar mendatar. Pilot, Al White, berhasil melontarkan diri namun terluka parah, sementara co-pilot Carl Cross meninggal. Pilot F-104 juga tewas dalam insiden tersebut. Peristiwa itu membuat XB-70 Valkyrie menjadi satu-satunya jenis tersisa. Saat ini prototipe yang tak pernah diproduksi itu disimpan dalam Museum Nasional Angkatan Udara AS, dekat Dayton, Ohio
Valkyrie diambil dari nama dewi dalam mitologi Nordik. Dilambangkan dalam kitab lama bahwa Valkyrie adalah manusia bersayap yang membawa tongkat. Valkyrie dianggap dewa karena bijak dan biasanya membantu para prajurit Nordik dalam peperangan. Mereka bertugas memanggil jiwa-jiwa orang-orang meninggal yang terpilih untuk dibawa ke Valhalla untuk dijadikan Einherjar yang nantinya akan membantu para dewa saat Ragnarok tiba.
Pesawat Tenaga Matahari
NanoSail-D adalah pesawat rancangan NASA telah membuat pesawat ruang angkasa tak berawak tanpa bahan bakar mineral. NanoSail-D yang menyerupai bentuk layangan berukuran relatif lebih kecil dan orbitnya tidak terlalu tinggi dari atas permukaan Bumi.
NanoSail-D menggunakan tekanan radiasi matahari untuk membuatnya bergerak dan terbang dengan kecepatan tinggi. NASA mengatakan bahwa satelit mungil ini hanya sebesar 100 kaki persegi dan beroperasi sesuai rencana.
Sebetulnya NanoSail-D telah dilepas ke angkasa sejak 20 Januari 2011 lalu. Namun, hari itu tidak bisa dijadikan sebagai hari pertama ia terbang sampai NASA berhasil menerima frekuensi berupa paket data dari NanoSail-D, yakni lima hari setelahnya.
“Ini adalah kali pertama NASA meluncurkan pesawat ruang angkasa dengan orbit terendah di permukaan Bumi,” kata Dean Alhorn, jurubicara NASA, yang dikutip VIVAnews dari Dailymail, Sabtu 29 Januari 2011.
NanoSail-D akan terus mengirim sinyal suar hingga baterai di dalamnya habis. Diperkirakan ia akan terbang mengorbiti Bumi sampai 70-120 hari ke depan, tergantung pada kondisi atmosfer.
NanoSail-D sengaja dirancang untuk sebagai demonstrasi teknologi berbasis tenaga surya untuk pesawat ruang angkasa. Jika berhasil, teknologi ini diharapkan dapat menjadi alternatif lain dalam teknologi pengorbitan.
Pesawat bertenaga surya dengan sayap selebar milik pesawat jet jumbo telah diuji coba berhasil membelah langit Swiss. Pesawat yang ramah lingkungan ini diharapkan dapat menjelajah seluruh dunia. Tenaga surya ini mampu menerbangkan pesawat sejauh 2,5 kilometer dengan kecepatan yang belum membanggakan karena belum bisa melebihi kecepatan kayuhan sepeda.
Bertrand Piccard, perancang pesawat itu teah melakukan uji coba selama 90 menit telah membuktikan pesawat mampu lepas landas dan mendarat. Pesawat berhidung ke atas dengan kecepatan 28 mph mampu melayang di langit biru sebelum mendarat dengan aman.
Lebar sayap mencapai kurang lebih sama dengan sebuah pesawat Boeing 747. Namun beratnya hampir sama dengan sebuah mobil kecil. Bahan bakar tidak digunakan dalam menggerakkan pesawat ini, namuan menggunakan sayap yang bagian atasnya sudah diselimuti 12.000 sel surya, yang memanfaatkan energi matahari dan empat motor listrik.
Proyek yang menelan 65 jua pound sterling atau sekitar Rp 825 miliar telah diuji sejak Desember. Ini adalah pertama kalinya pesawat telah benar-benar mencapai langit. Penerbangan malam akan direncanakan beberapa tahun ke depan. Tim berharap penerbangan ini mampu membukukan rekor, yang tercapai tidak sampai 2012.
Sumber : kompas, antara, wikipedia dan berbagai sumber lainnya

1 Komentar:

1.000.000 Pengunjung Website Dan Blog mengatakan...

Terima kasih artikel dan informasi tentang Pesawat Terbang Tenaga Surya sangat membantu sekali. Kunjungin balik ya http://www.widtama.com/teknologi.html

Posting Komentar

jangan lupa komen ya....
karana komen sangat berguna untuk kemajuan blog kami...
Atsa perhatiannya Terimakasih....