Halo sahabat BAZMA, Perkenalkan nama saya Agam Islami Akbar. Saya lahir di Kuningan pada tanggal 01 Maret 1998. Saya adalah anak ke-1 dari 3 Bersaudara yang kini sedang mengemban tekad dan amanah sekaligus semangat menimba ilmu di Universitas Pendidikan Indonesia.
Selama ini, Hidup di keluarga yang tergolong sederhana adalah sebuah bentuk kenyamanan yang sangat disyukuri, karena disitulah untuk pertama kalinya karakter saya dibentuk. Saya di didik dan di tempa untuk menjadi seorang insan yang memiliki budi pekerti dan berakhlak baik. Sedari kecil, saya adalah pribadi yang cenderung expresif dan senang bila disandingkan dengan hal-hal baru yang sangat mengundang benak otak untuk mencari tahu. Oleh karena itu, saya adalah orang yang relatif peka terhadap pembaharuan. Disamping hal tersebut, saya adalah ujung tombak bagi keluarga yang dapat diartikan bahwa saya adalah harapan terbesar untuk keluarga, penuntun, dan sekaligus perubah nasib.
Sahabat Bazma, Ayah saya adalah seorang pedagang, Lapak kecilnya di pasar merupakan satu-satunya ladang penghasilannya guna keberlangsungan hidup keluarga. Saat kecil saya sering mengikuti jejak kaki beliau ke pasar, dan berkat kebiasaan itu pun saya sudah tidak asing dengan tata cara berdagang. Hingga kini, membantu orang tua melayani setiap pelanggan dan menghitung cadangan stock barang telah mendarah daging atau dalam kata lain telah menjadi bagian dari rutinitas hidup sekaligus memberikan nilai tambah terhadap keterampilan.
Saat ini, Beberapa hal telah saya lakukan guna mewujudkan personal yang baik dan berguna bagi orang lain dan negara. Diantaranya adalah mengikuti berbagai acara kemanusiaan guna mewujudkan insan yang peduli dan gotong royong, baik mengikuti event kemanusiaan yang diadakan oleh pihak internal seperti lembaga pendidikan formal ataupun external dalam bentuk kepanitiaan. Saya pun bergabung dalam berbagai naungan organisasi seperti OSIS guna meningkatakan softskill dalam penyelesaian dan pemecahan masalah dalam mencapai tujuan, bergabung dengan ROHIS ( Rohaniawan Islam ) guna memperdalam akhlak dan aqidah. Dan yang terakhir adalah mengikuti berbagai macam event perlombaan perfilman / TI dengan bantuan fasilitas sekolah guna mengembangkan hobi sekaligus softskill yang kelak dapat berguna bagi saya untuk menghadapai tantangan zaman.
Untuk saat ini, dedikasi saya terhadap negara dan pengimplementasiannya diantaranya adalah menjadi pribadi yang taat akan aturan yang berlaku sebagai wujud dari insan yang patuh, terus belajar untuk menimba sebanyak-banyaknya ilmu secara bertahap baik formal ataupun informal guna mewujudkan keinginan bangsa yang mendambakan rakyat beroutput cerdas, dan mengamalkan berbagai macam ajaran nilai dan norma yang berlaku guna menjadi bagian dari masyarakat yang memiliki etika dan moral yang unggul.
Saat ini juga, saya sedang mengusahakan untuk mengimplementasikan keterampilan dan Ilmu yang telah saya dapatkan dalam keseharian saya menuntut ilmu di Universitas Pendidikan Indonesia, berhubung saya mengambil jurusan Manajemen dan bidang konsentrasinya yaitu manajemen pemasaran, saya ingin mengembangkan softskill yang saya miliki dalam cangkupan yang lebih luas, jikalau sebelumnya keterbiasaan saya adalah terkait dalam pelayanan pelanggan dalam berdagang, maka saya ingin menerapkannya jauh daripada itu yakni menjadi seorang pembisnis, saat ini penekunan terhadap relasi adalah target dan prioritas utama guna menjalankan usaha. Usaha yang tengah berjalan saat ini adalah dalam sektor jasa, karena jasa merupakan usaha yang relatif mudah dilakukan, banyak dibutuhkan, dan tak bermodal lebih. Kesulitan dalam usaha ini adalah dengan adanya waktu usaha yang tak menentu dan besar akan resiko. Namun, Diharapkan usaha ini merupakan batu loncatan saya untuk melangkah lebih jauh untuk menjadi seorang pembisnis sukses sekalipun adanya besar resiko yang harus dihadapi.
Dengan diri yang telah termotivasi, ketika hal dambaan itu terwujud, saya ingin sekali menciptakan bisnis Sociopreuner, Contoh kecilnya sociopreuner adalah seperti halnya memajukan daerah yang tertinggal dengan cara menjual berbagai macam olahan komoditas yang dapat dihasilkan di daerah tersebut. Saya memilih Socialpreneur karena disamping dapat memperoleh keuntungan pribadi didalamnya, secara langsung juga dapat berdampak positif bagi masyarat yang berkontribusi didalamnya, yaitu meningkatkan taraf pendapatan/penghasilan hingga jauh berdampak terhadap kesejahteraan hidup. Tak luput juga saya ingin menciptakan sebuah komunitas yang bergerak dalam bidang sosial kemanusiaan seperti halnya LSM/Volunteer/Lembaga Kemanusiaan lainnya yang berguna untuk membantu memajukan / meringankan ekonomi masyarakat baik dalam bentuk menampung dan menyalurakan donasi, atau mengadakan berbagai yang dapat menginspirasi masyarakat untuk maju dalam bidang ekonomi. Diharapkan kedapannya dengan adanya Sociopreneur dan lembaga kemanusiaan tersebut, dapat meningkatkan ekonomi masyarakat serta dapat ikut aktif dengan negara yang memiliki tekad untuk mengurangi angka kemiskinan.
