JAKARTA--Penyelenggara even pameran otomotif terbesar Indonesia, Indonesia International Motor Show (IIMS) tetap berkomitmen untuk mengusung tema teknologi ramah lingkungan dalam ajang berskala internasional ke-20 tahun ini, sama seperti tema tahun sebelumnya.
Ajang The 20th Indonesia International Motor Show (IIMS) 2012 yang rencananya digelar selama 10 hari mulai 20-30 September tahun ini mengambil tema "Eco-Mobility". Tema ini dianggap mampu mempromosikan mobilitas dan aksesibilitas yang ramah lingkungan serta berdampak pada penggunaan efisiensi bahan bakar khususnya di kota-kota besar di Indonesia.
Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), Sudirman MR, menyatakan pemilihan tema ini karena terpicu perilaku berkendara saat ini yang dapat membawa dampak negatif terhadap lingkungan, kesehatan serta dukungan infrastruktur kota yang belum sepadan.
“Masyarakat perlu solusi tepat untuk bertransportasi dengan mengurangi dampak negatif yang ditimbulkan, sekaligus dapat menambah daya dukung pada lingkungan sekitar,” jelas Sudirman kepada pers di Jakarta, Selasa (28/2).
Menurut Sudirman, tema Eco-Mobility ini mewakili gaya hidup masyarakat perkotaan yang baru, mendukung cara cerdas bertransportasi, dan mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil. "Semangat yang diangkat adalah semangat untuk memprioritaskan cara hidup yang mengutamakan kegiatan ramah lingkungan serta konservasi energi,” katanya.
Sudirman menjelaskan, dalam hal konservasi energi, penghematan penggunaan bahan bakar merupakan salah satu skenarionya. Upaya lain, lanjutnya, adalah diversifikasi energi, yaitu kegiatan yang mendorong penggunaan kendaraan berbahan bakar alternatif yang lebih ramah lingkungan.
Sudirman menyebutkan, kendaraan berteknologi ramah lingkungan, salah satunya teknologi hybrid, sebenarnya mampu merebut ceruk pasar dalam negeri. Karakter konsumen otomotif dalam negeri dewasa ini juga melihat kemampuan kendaraan dalam mengurangi penggunaan bahan bakar dalam jumlah signifikan, bukan hanya melihat model, kegunaan, keandalan mesin atau hobi semata.
Sudirman menambahkan, secara global, penjualan kendaraan hybrid juga mengalami tren meningkat, sebut dua pabrikan besar dari Honda dan Toyota. "Honda misalnya, sejak pertama diluncurkan hingga akhir tahun 2011 kemarin, berhasil melampaui 800,000 unit di seluruh dunia. Sedangkan Toyota lebih fantastis lagi, 3,6 juta unit kendaraan jenis hybrid telah terjual di seluruh dunia sejak jenis pertama diluncurkan di tahun 1997. Meskipun menyumbang angka yang masih relatif kecil pada pasar hybrid internasional, perlahan tapi pasti sentimen pasar Indonesia terhadap kendaraan berteknologi ramah lingkungan seperti hybrid, akan terus meningkat," ungkapnya.
Meski mengusung tema Eco-Mobility, Sudirman mengaku bahwa semangat dari tema tersebut tak bisa hanya didorong oleh industri otomotif, melainkan harus mendapat dukungan berbagai pihak, baik para pemangku kepentingan lintas sektor, masyarakat, media maupun dunia pendidikan.
"Universitas Indonesia baru-baru ini menyatakan dukungannya untuk menyiapkan kajian komprehensif beserta para ahli transportasi ramah lingkungan untuk kota Depok. Sebuah upaya nyata dalam nafas dan semangat yang sama," bebernya. (aln)
0 Komentar:
Posting Komentar
jangan lupa komen ya....
karana komen sangat berguna untuk kemajuan blog kami...
Atsa perhatiannya Terimakasih....