INDONESIA secara bertahap akan mengurangi penggunaan pesawat jenis
B737-200, menyusul komitmen pemerintah untuk mengurangi emisi gas buang
sampai 26% pada 2020. Meski hanya 13 dari 300 lebih pesawat, secara
alami jenis pesawat ini akan terkurangi secara alami.
Seperti yang diungkapkan Menteri Perhubungan Freddy Numberi, tidak
menolak pernyataan bahwa jenis pesawat tersebut boros bahan bakar dengan
tingkat kebisingan yang lumayan tinggi sehingga bisa dikatakan tidak
ramah lingkungan. Bahkan, jamak disebut-sebut, jenis pesawat tersebut
sudah lama dilarang di Bandara Changi, Singapura.
Namun, Freddy menggaris bawahi dengan populasi yang relatif sedikit
di Indonesia, kontribusinya tidak signifikan bagi upaya perbaikan
kualitas lingkungan dunia penerbangan. Sepuluh pesawat dari 300 lebih
pesawat, tak berarti. Namun, kita commited bahwa gerakan go green ini harus diterapkan secara bertahap.
“Untuk itu, pihaknya mendukung upaya maskapai nasional yang telah
menerapkan pencampuran bahan bakar bio pada bahan bakar pesawat sebanyak
lima persen sejak 2009. Ini contoh dari komitmen kita," katanya.
Komitmen lingkungan ini, tambah Freddy, juga sejalan dengan
strategi pembangunan Indonesia ke depan yakni pro kemiskinan, pro
pertumbuhan, pro pembukaan lapangan kerja serta pro lingkungan.
Siap grounded
Menanggapi hal itu, Direktur Niaga Sriwijaya Air, Toto Nursatyo
sebagai salah satu dari maskapai berjadwal yang masih mengoperasikan
pesawat jenis B737-200, menyatakan kesiapannya untuk menghentikan
operasi pesawat itu.
"Kita siap grounded, jika memang ada regulasi baru
pemerintah yang melarang jenis pesawat ini, yang jelas, regulasi yang
ada masih membolehkan pesawat ini dioperasikan. Pembatasan pesawat di
Indonesia maksimum 30 tahun atau 70 ribu cycle," katanya.
Kemudian, tegasnya, 13 pesawat yang dioperasikan maskapainya masih
belum termasuk dalam regulasi itu. Kendati begitu, pihak maskapai
penerbangan ini berencana mengeluarkan pesawat jenis B737-200 dari
jajaran armada Sriwijaya Air mulai tahun depan secara bertahap. Di
dunia, populasi pesawat ini masih ada sekitar 1.200 pesawat dan masih
dioperasikan.
0 Komentar:
Posting Komentar
jangan lupa komen ya....
karana komen sangat berguna untuk kemajuan blog kami...
Atsa perhatiannya Terimakasih....