Bagaimana jika sayuran organik mulai ditanam di rumah sendiri. Tidak harus di tanah, bisa ditanam di pot. Alihkan hobi menanam bunga dengan menanam sayuran. Tentu tidak diberi pupuk kimia dan pestisida. Tanaman sayur organik bisa tumbuh cantik seperti tananam bunga yang sudah biasa kita tanam, dan kita masih mendapatkan nilai tambah dari manfaat sayur organiknya.
Pertanian organik adalah sistem produksi pertanian yang holistik dan terpadu, yang mengoptimalkan kesehatan dan produktivitas agro-ekosistem secara alami, sehingga mampu menghasilkan pangan dan serat yang cukup, berkualitas, dan berkelanjutan. Karena lebih banyak menggunakan bahan yang sifatnya organik maka prinsip dari pertanian organik ini lebih ramah lingkungan, tidak mencemarkan, dan tidak merusak lingkungan hidup, di samping juga mempertahankan dan melestarikan habitat tanaman. Pertanian organik juga memiliki beberapa kelebihan, di antaranya tidak menggunakan pupuk maupun pestisida kimia sehingga tidak menimbulkan pencemaran lingkungan; mutu tanaman organik lebih baik dibanding hasil tanaman nonorganik.
Dalam praktiknya, pertanian organik dilakukan dengan cara: menghindari penggunaan benih/bibit hasil rekayasa genetika (GMO = genetically modified organisms); menghindari penggunaan pestisida kimia sintetis. Pengendalian gulma, hama dan penyakit dilakukan dengan cara mekanis, biologis, dan rotasi tanaman; menghindari penggunaan zat pengatur tumbuh (growth regulator) dan pupuk kimia sintetis. Kesuburan dan produktivitas tanah ditingkatkan dan dipelihara dengan menambahkan residu tanaman, pupuk kandang, dan batuan mineral alami, serta penanaman legum dan rotasi tanaman; menghindari penggunaan hormon tumbuh dan bahan aditif sintetis dalam makanan ternak.
Untuk memulai bercocok tanam secara organik yang harus diketahui terlebih dahulu adalah cara atau upaya meningkatkan kesuburan tanah. Seperti diketahui, salah satu prinsip bertanam secara organik adalah tidak mencemari lingkungan. Dengan demikian meningkatkan kesuburan tanah ini merupakan prioritas pertama.
Adapun upaya untuk meningkatkan kesuburan tanah yang tidak merusak lingkungan hidup adalah dengan cara: memupuk tanaman dengan kompos, pupuk kandang, guano, kotoran burung walet, kotoran ayam, atau kotoran satwa lainnya (asal jangan kotoran babi ataupun kotoran binatang karnifora); memupuk dengan pupuk hijau (tanaman yang termasuk dalam famili Leguminose), orok-orok (Crotalaria juncea), Tephrosia candida, Tephrosia vogeli, batang, akar dan daun-daun kacang tanah, kedelai, kacang hijau yang telah dipanen, turi, gamal, dan lain-lain; memupuk dengan limbah dari kandang ternak, limbah dari rumah pemotongan hewan, limbah dari septick tank, dan lain-lain; mempertahankan macam-macam kehidupan, pelestarian habitat tanaman dengan penanaman ganda, tumpang gilir, rotasi tanaman, tanaman perangkap, tanaman tumpang pohoon naungan dan lain sebagainya; penanman secara polikultur.
Selain meningkatkan kesuburan tanah, yang perlu diperhatikan dalam bertanam dengan cara organik adalah masalah pola tanam. Penanaman secara organik dapat dilakukan dengan sistem monokultur atau polikultur. Pada pola tanam monokultur hanya digunakan satu jenis tanaman pada lahan dan waktu yang sama. Kelebihan dari pola ini adalah teknis budi dayanya relatif lebih mudah karena yang ditanam maupun yang dipelihara hanya satu jenis. Sedangkan kelemahannya ialah tanaman relatif lebih mudah terserang hama dan penyakit.
Pola tanam polikultur menggunakan lebih dari satu jenis tanaman pada lahan dan waktu yang bersamaan. Dengan pemilihan jenis tanaman yang tepat, sistem polikultur bisa memberikan keuntungan, di antaranya bisa mengurangi hama dan penyakit tanaman, menambah kesuburan tanah, memperoleh hasil panen yang beragam, memupus siklus hidup hama atau penyakit. Adapun jenis sayuran yang bisa ditanam dengan cara organik ini misalnya bawang merah, wortel, selada, dan juga terong. Media untuk tanaman organik ini di samping pada tanah secara langsung (lahan) juga bisa menggunakan polibag maupun pot. (bali post/pusdat/berbagai sumber)
0 Komentar:
Posting Komentar
jangan lupa komen ya....
karana komen sangat berguna untuk kemajuan blog kami...
Atsa perhatiannya Terimakasih....