Kondisi lalu lintas yang jarang bahkan tidak pernah macet membuat masyarakat Belanda merasa nyaman tinggal di sana. Mengapa hal ini dapat terjadi? Mengapa tidak ada kemacetan lalu lintas? Dan mengapa udara disana sangat sejuk untuk dihirup? Jawaban utamanya adalah karena tingkat kesadaran mereka yang cukup tinggi terhadap pentingnya menjaga lingkungan hidup. Mereka memilih untuk menggunakan transportasi umum, sepeda, atau berjalan kaki ketika berpergian.
Selain itu, Belanda juga memiliki kendaraan unik sejenis becak yang biasa digunakan untuk mengantar anak mereka ke sekolah. Mereka tidak merasa malu menggunakan kendaraan tradisional, justru banyak sekali saya jumpai mereka menggunakan kendaraan tradisional untuk sarana transportasi. Hampir setiap rumah memiliki minimal satu sepeda dan satu “becak”. Sepeda mereka gunakan untuk berangkat kerja atau berpergian ke pusat kota, sedangkan “becak” digunakan untuk mengantar anak mereka ke sekolah.
Dengan memperhatikan kondisi masyarakat yang lebih menggunakan transportasi sepeda dalam kehidupan keseharian, maka pemerintah Belanda membuat area khusus bagi para pesepeda untuk bersepeda. Alhasil para pesepeda di Belanda tidak mengganggu lalu lintas mobil-mobil di jalan utama. Jadi, di Belanda terdapat 3 area jalan yaitu jalan bagi para pesepeda, jalan bagi bus, dan jalan utama bagi mobil-mobil.
Disebabkan mayoritas masyarakat Belanda yang menggunakan kendaraan tradisional dalam berpergian, suasana udara di negeri Kincir Angin itu suasana semakin sejuk dapat kita rasakan setiap saat di Belanda, karena sangat minim polusi udara akibat kendaraan bermotor. Andai hal ini dapat tercipta di Indonesia, alangkah sejuknya negara tercinta kita ini. Gunakanlah sepeda atau berjalan kaki ketika jarak yang ditempuh tidak terlalu jauh sehingga dapat mengurangi polusi udara di negeri tercinta ini. (*)
0 Komentar:
Posting Komentar
jangan lupa komen ya....
karana komen sangat berguna untuk kemajuan blog kami...
Atsa perhatiannya Terimakasih....